01
Aug
10

Mengubah paradigma “Ya sudahlah” menjadi “Ya berusahalah”

Ya sudahlah by Bondan Prakoso ft. Fade 2 Black

Gue suka banget dengar lagu ini. Inilah lagu Indonesia yang seharusnya, ga sekedar ikut-ikutan tren pasar yang melulu tentang cinta. Yah walaupun sebenarnya c lagu ini tentang cinta juga. Tapi menurut gue, lagu ini mempunyai pesan yang sangat luas. Liriknya ga sekedar bercerita tentang sepasang kekasih yang selalu mendukung pasangannya di setiap keadaan. Bukan sekedar bercerita tentang kesetiaan seorang kekasih untuk terus mendampingi di kala susah, di saat masalah menghadang, hingga akhirnya putus asa lah yang menjadi pilihan.

Sekali lagi, lagu ini mempunyai arti luas, tergantung kita ingin menginterpretasikannya menjadi seperti apa. Kalau dari gue pribadi, lagu ini bisa menggambarkan hubungan kesetiaan orang tua terhadap anaknya,  kesetiaan kakak dengan adik, kesetiaan sepasang suami-istri, kesetiaan antar sahabat, atau bahkan kesetiaan Sang Pencipta terhadap makhluknya.  See.. Luas banget kan.  Satu pesan yang bisa disimpulkan dari lagu ini adalah, “Jangan pernah menyerah dengan keadaan, harus tetap tegar dalam menjalani hidup, karena Allah selalu bersama kita serta masih banyak orang-orang di sekitar kita yang menyayangi dan tidak akan pernah bosan untuk tetap mendukung kita” .

Hmm tapi kenapa judulnya “Ya sudahlah” yah? Bukankah akan lebih baik lagi ketika seseorang mengalami kegagalan mereka terus berusaha untuk memperbaikinya. Karena kegagalan bukanlah akhir dari segalanya 🙂

Ketika mimpimu yang begitu indah
Tak pernah terwujud YA USAHALAH
Saat kau berlari mengejar anganmu
Dan tak pernah sampai YA USAHALAH

Reff:
Apapun yang terjadi
Ku ‘kan slalu ada untukmu
Janganlah kau bersedih
Cause everything’s gonna be ok

Satu dari sekian kemungkinan
Kau jatuh tanpa ada harapan
Saat itu raga kupersembahkan
Bersama jiwa cita-cita dan harapan

Kita sambung satu persatu sebab akibat
Tapi tenanglah mata hati kita kan lihat
Menuntun ke arah mata angin bahagia
Kau dan aku tahu jalan selalu ada

Juga ku tahu lagi problema kan terus menerjang
Bagai deras ombak yang menabrak karang
Namun ku tahu ku tahu kau mampu tuk tetap tenang
Hadapi bersamaku hingga akhir datang

Saat kau berharap keramahan cinta
Tak pernah kau dapat YA USAHALAH yeah
Dengar ku bernyanyi lalalalala heyeyeyeyeyayaya
Dedum dedudedadedudidam semua ini belum beakhir

Back to Reff:

Satu ‘kan langkah langkah yang beriring
Genggam hati rangkul emosi
Genggamlah hatiku satukan langkah kita
Sama rasa tanpa pamrih
Ini cinta across the sea
Peluklah diriku terbang bersamaku
Melayang jauhh.. woo..woo.. yeeahhh.. (come fly with me, baby)

Ini aku dari ujung rambut menyusur jemari
Sosok ini yg menerima kelemahan hati
Yea.. aku cinta kau.. ini cinta kita
Cukup satu waktu yes untuk satu cinta

Satu cinta ini akan tuntun jalanku
Rapatkan jiwamu yo tenang disisiku
Rebahkan rasamu untuk yg ditunggu
Bahagia hingga ujung waktu

Back to Reff: 3x

Advertisements

0 Responses to “Mengubah paradigma “Ya sudahlah” menjadi “Ya berusahalah””



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


Punggawa AsoyDeboy

https://asoydeboy.files.wordpress.com/2010/08/120720101873.jpg

hidup yang ASOY ya hidup si DEBOY

Everyday is a deadline

August 2010
M T W T F S S
« Jul   Nov »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
3031  

Archives

My Tweet

Error: Twitter did not respond. Please wait a few minutes and refresh this page.

Follow me

Follow debbynp on Twitter

Blog Stats

  • 4,095 hits
Advertisements

%d bloggers like this: